Peran Psikologi dalam Dunia Olahraga: Kunci Membentuk Mental Juara Atlet

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 Juni 2025 - 13:33 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto : Arini dengan Hobi larinya ( Dok pribadi/arini)

Foto : Arini dengan Hobi larinya ( Dok pribadi/arini)

aceh.tagarutama.com, Jakarta – Psikologi olahraga memegang peran krusial dalam dunia atletik. Tak jarang, aspek mental menjadi pembeda antara atlet yang hanya baik dengan mereka yang luar biasa. Hal ini disampaikan oleh salah satu trainer sekaligus psikolog olahraga, Siti Shafia Rizmarini Ilham, S.Psi., M.M., CHCP-A, yang akrab disapa Arini, dalam wawancara via telepon, Kamis siang (5/6).

“Psikologi olahraga sangat memengaruhi performa atlet di berbagai cabang olahraga. Dengan latihan mental yang tepat, mental juara bisa dibentuk,” ujar Arini.

Menurut Arini, latihan-latihan mental berfungsi membantu atlet mengelola kondisi psikologis mereka, baik dalam menekan aspek negatif seperti stres dan kecemasan, maupun dalam meningkatkan aspek positif seperti kepercayaan diri, motivasi, dan konsentrasi saat bertanding.

“Ketika mental sudah terbentuk, atlet akan lebih siap menghadapi tekanan pertandingan, tetap fokus, dan pantang menyerah, bahkan saat menghadapi situasi sulit di lapangan,” jelasnya.

Baca Juga :  Duel Panas di Anfield: Liverpool Tantang Real Madrid, Pertarungan Dua Filosofi Menyerang

Meski demikian, Arini mengakui bahwa salah satu tantangan terbesar dalam membentuk mental atlet terletak pada mindset mereka sendiri.

“Misalnya dalam sepak bola, seorang atlet harus tetap bisa menjaga fokus, mengejar kemenangan, dan terus menjadi versi terbaik dari dirinya,” tambahnya.

Baca Juga : Persikos Kota Sorong Juara Liga 4 PSSI Papua Barat Daya, Siap Harumkan Nama Daerah di Kancah Nasional

Arini mulai terjun dalam bidang psikologi olahraga sejak tahun 2021, ketika ia bergabung sebagai bagian dari tim psikologi Persija Barat yang berlaga di Liga 3 Indonesia. Pengalamannya terus berkembang hingga tahun 2025, di mana ia dipercaya menjadi trainer psikologi untuk Tim Nasional Sepak Bola Amputasi yang berlaga di ajang Asian Amputee Football Championship 2025.

Baca Juga :  Isu Kedatangan Osas Saha Mencuat, Persipura Jadi Tujuan?

Menariknya, ketertarikan Arini pada psikologi olahraga sudah tumbuh sejak masa kuliah. Ia merupakan lulusan S1 Psikologi dari Universitas Esa Unggul dan melanjutkan studi magister manajemen di Universitas Kristen Krida Wacana (Ukrida).

Di luar profesinya sebagai HR (Human Resource), Arini juga aktif mengajar di platform online dan membagikan ilmunya sebagai trainer psikologi olahraga.

“Saya ingin ilmu dan pengalaman yang saya miliki bisa memberikan manfaat nyata bagi tim yang saya dampingi, khususnya dalam membentuk mental juara,” tuturnya.

Prestasi Timnas Sepak Bola Amputasi yang berhasil meraih Juara 2 di Asian Amputee Football Championship 2025 menjadi salah satu momen yang membanggakan bagi Arini.

“Tentu saya bersyukur atas pencapaian ini. Tapi harapan terbesar saya adalah bisa membawa Timnas Sepak Bola Amputasi menjadi juara dunia,” pungkasnya penuh semangat. (TU.04)

Follow WhatsApp Channel aceh.tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Carrick Bawa Efek Instan, Manchester United Tumbangkan Dua Raksasa Liga
Isu Kedatangan Osas Saha Mencuat, Persipura Jadi Tujuan?
Persiapan Manokwari Pro 2025 Hampir Tuntas, Papua Barat Siap Sambut Peselancar Dunia
Dari Euforia hingga Rasa Tenang: Ini Dampak Lari bagi Kesehatan Mental
PSG vs Bayern Munchen: Duel Panas Perebutan Takhta Liga Champions di Parc des Princes
Duel Panas di Anfield: Liverpool Tantang Real Madrid, Pertarungan Dua Filosofi Menyerang
Sambut HUT RI Ke-80, PB Samandar Gelar Turnamen Internal Atlet Bulu Tangkis di Fakfak
Persikos Kota Sorong Juara Liga 4 PSSI Papua Barat Daya, Siap Harumkan Nama Daerah di Kancah Nasional

Berita Terkait

Senin, 26 Januari 2026 - 07:22 WIT

Carrick Bawa Efek Instan, Manchester United Tumbangkan Dua Raksasa Liga

Selasa, 20 Januari 2026 - 09:57 WIT

Isu Kedatangan Osas Saha Mencuat, Persipura Jadi Tujuan?

Rabu, 19 November 2025 - 04:58 WIT

Persiapan Manokwari Pro 2025 Hampir Tuntas, Papua Barat Siap Sambut Peselancar Dunia

Selasa, 18 November 2025 - 11:45 WIT

Dari Euforia hingga Rasa Tenang: Ini Dampak Lari bagi Kesehatan Mental

Selasa, 4 November 2025 - 09:57 WIT

PSG vs Bayern Munchen: Duel Panas Perebutan Takhta Liga Champions di Parc des Princes

Berita Terbaru

Sosial

CH Busana, Menjahit Harapan Sejak 2010

Selasa, 27 Jan 2026 - 20:30 WIT