Cegah Panen Dini, Tim TPP Fakfak Sosialisasi Himbauan Panen Pala Oktober

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 11 September 2025 - 23:19 WIT

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto. Tim TPP gencar melakukan sosialisasi kepada pengepul agar tidak membeli pala sebelum waktu panen.

Foto. Tim TPP gencar melakukan sosialisasi kepada pengepul agar tidak membeli pala sebelum waktu panen.

aceh.tagarutama.com, Fakfak – Dinas Perkebunan Kabupaten Fakfak bersama Tim Persuasi Pengepul (TPP) terus gencar melakukan sosialisasi dan himbauan kepada para pengepul pala agar tidak membeli pala sebelum waktu panen resmi dimulai pada bulan Oktober. Langkah ini diambil untuk menjaga kualitas, harga, serta stabilitas tata niaga pala yang menjadi komoditas unggulan daerah.

Sejak awal pekan, Tim TPP bergerak menyisir wilayah kota hingga kampung-kampung, melakukan pendekatan persuasif kepada para pengepul. Selain memberikan penjelasan langsung, tim juga menempelkan edaran resmi Bupati Fakfak dan pamflet himbauan di lokasi-lokasi usaha pengepul.

Plt. Kepala Dinas Perkebunan Fakfak, Widhi Asmoro Jati, ST, MT, menegaskan bahwa kegiatan ini penting untuk mengedukasi pengepul tentang dampak negatif membeli pala sebelum panen.

“Pala yang dipanen terlalu dini kualitasnya rendah, baik biji maupun fulinya. Akibatnya, harga jual ikut jatuh dan ini merugikan bukan hanya petani, tapi juga pengepul sendiri. Karena itu kami tekankan, pembelian baru boleh dilakukan saat panen Oktober,” ujar Widhi, Rabu (10/9).

Baca Juga :  MARI BERBAGI DI BULAN PENUH BERKAH BERSAMA YAKESMA FAKFAK

Sejumlah pengepul merespon positif himbauan pemerintah. Bahkan, salah satu pengepul di Fakfak, Aroby Rumalolas, menambahkan catatan tegas di edaran Bupati yang ia tempel di tokonya. Dalam catatan tersebut ia menuliskan peringatan keras disertai sanksi kurungan bagi yang membeli pala muda.

“Langkah seperti ini sangat membantu memperkuat pesan pemerintah, sekaligus menjadi pengingat bagi pengepul lain agar tidak curi start membeli pala,” tambah Widhi.

Baca Juga : Cegah Perdagangan Pala Muda, Pemkab Fakfak Lakukan Penindakan Tegas

Menurut Dinas Perkebunan, pembelian pala sebelum waktunya seringkali dimanfaatkan oleh pengepul bermodal besar untuk menekan harga saat petani sedang kesulitan ekonomi. Karena itu, kebijakan menunggu panen resmi Oktober juga bertujuan melindungi petani kecil.

Baca Juga :  Dukung SD Inpres 1 Wagom dalam Lomba Adiwiyata, Dinas Perkebunan Fakfak Gelar Penanaman Tanaman Perkebunan di lingkungan sekolah

“Dengan menunggu panen yang tepat, petani bisa menjual hasilnya dengan harga lebih wajar dan kompetitif. Kami ingin semua pihak, mulai dari petani hingga pelaku pasar, sama-sama mendapatkan manfaat ekonomi yang adil,” jelas Widhi.

Selain aturan pemerintah, waktu panen pala di Fakfak juga berhubungan dengan pemberlakuan sasi adat kerakera yang dijaga oleh masyarakat adat. Pemerintah menegaskan, kepatuhan pada sasi adat dan penentuan waktu panen merupakan bagian dari menjaga keberlanjutan perkebunan pala.

Langkah monitoring ini akan terus dilakukan hingga ke wilayah barat, timur, pesisir, teluk, hingga pegunungan Fakfak, termasuk Kokas. Tim memastikan semua pengepul mendapat pemahaman yang sama.

“Harapan kami, dengan kepatuhan bersama, distribusi pala akan lebih teratur, harga tetap stabil, dan mutu pala Fakfak bisa bersaing di pasar ekspor,” tutup Widhi. (TU.01)

Follow WhatsApp Channel aceh.tagarutama.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mega Kapaurtutin Melaju ke Tahap Nasional Young Ambassador Agriculture 2026, Angkat Pala Tomandin Fakfak Ke Panggung Indonesia
Perluasan 50 Hektare Fokus di Werba Raya dan Malakuli, Pemkab Fakfak Perkuat Program Strategis Pala Unggul
SK Bupati Fakfak Nomor 500.8-25 Tahun 2026: Pala Tomandin Ditetapkan sebagai Tanaman Budidaya, Pelestarian, dan Konservasi
Perkuat Identitas Daerah, Fakfak Jadikan Pala Tomandin Materi Edukasi dan Inovasi Siswa
Dari Werba Utara, Semangat Bersama Menjaga Marwah Pala Fakfak: Kepala Kampung Kawal Langsung Edaran Bupati di Sentra Pembelian Pala
Jemput Aspirasi Musrenbang 2026, Dinas Perkebunan Fakfak Verifikasi Langsung Potensi Kampung di Distrik Furwagi
Sidak Pembelian Pala di Kawasan Kayauni-Teluk: Tegakkan Harga, Lindungi Petani Fakfak
Dari Harum Pala Fakfak ke Tanah Suci: Kisah Rezeki dan Keberkahan Ibu Elminur

Berita Terkait

Rabu, 20 Mei 2026 - 09:28 WIT

Mega Kapaurtutin Melaju ke Tahap Nasional Young Ambassador Agriculture 2026, Angkat Pala Tomandin Fakfak Ke Panggung Indonesia

Sabtu, 16 Mei 2026 - 10:52 WIT

Perluasan 50 Hektare Fokus di Werba Raya dan Malakuli, Pemkab Fakfak Perkuat Program Strategis Pala Unggul

Kamis, 14 Mei 2026 - 21:21 WIT

SK Bupati Fakfak Nomor 500.8-25 Tahun 2026: Pala Tomandin Ditetapkan sebagai Tanaman Budidaya, Pelestarian, dan Konservasi

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:53 WIT

Perkuat Identitas Daerah, Fakfak Jadikan Pala Tomandin Materi Edukasi dan Inovasi Siswa

Jumat, 8 Mei 2026 - 06:41 WIT

Dari Werba Utara, Semangat Bersama Menjaga Marwah Pala Fakfak: Kepala Kampung Kawal Langsung Edaran Bupati di Sentra Pembelian Pala

Berita Terbaru

Uncategorized

TALKSHOW KESEHATAN WARNAI MILAD KE-95 NASYIATUL AISYIYAH DI MANOKWARI

Sabtu, 16 Mei 2026 - 19:33 WIT