aceh.tagarutama.com, Jakarta – Partai Keadilan Sejahtera (PKS) menggelar Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) sebagai upaya memperkuat kapasitas dan kualitas kepemimpinan pejabat publik di berbagai tingkatan. Kegiatan ini diikuti oleh anggota legislatif DPR RI, DPRD provinsi dan kabupaten/kota, serta kepala daerah dan wakil kepala daerah dari seluruh Indonesia.
Acara yang berlangsung selama tiga hari, Ahad hingga Selasa (2–4 November 2025) di Hotel Sultan Jakarta, mengusung semangat kolaborasi lintas bidang dalam tubuh PKS. Bimteknas kali ini diselenggarakan oleh Bidang Pelatihan dan Pengembangan Kepemimpinan Partai, Badan Pembinaan Pejabat Publik, serta Bidang Pembinaan dan Pengembangan Wilayah (BPW).
“Kegiatan ini adalah hasil kerja sama tiga bidang dan badan sekaligus. Ini menjadi model baru kolaborasi di DPP PKS, bagaimana kita bergerak bersama untuk mencetak pemimpin yang berintegritas,” jelas Muhammad Iqbal, Ketua Panitia Bimteknas sekaligus Ketua DPP PKS Bidang Pelatihan dan Pengembangan Kepemimpinan Partai.
Dalam laporannya, Iqbal mengungkapkan bahwa tingkat kehadiran peserta mencapai 99 persen, dengan total lebih dari 1.500 peserta dari seluruh wilayah Indonesia. Hanya sebagian kecil yang berhalangan hadir karena izin resmi, yakni 16 anggota dewan dan 3 kepala daerah/wakil kepala daerah.
“Angka kehadiran ini menunjukkan antusiasme dan kedisiplinan tinggi dari para peserta. Mereka datang dengan semangat baru menyambut kepemimpinan DPP PKS periode 2025–2030,” ujarnya.
Lebih lanjut, Iqbal menjelaskan bahwa Bimteknas 2025 dibagi menjadi tiga sesi paralel, masing-masing difokuskan bagi pemimpin daerah dan DPRD, anggota dewan, serta para pendamping kepala daerah dan wakil kepala daerah. Setiap sesi dirancang untuk memperkuat kemampuan kepemimpinan, komunikasi publik, dan etika pelayanan bagi masyarakat.
Pada kesempatan itu, Iqbal juga memperkenalkan Akademi Pemimpin Indonesia (API), sebuah inisiatif baru PKS untuk membangun ekosistem kaderisasi kepemimpinan yang berkelanjutan. Melalui akademi ini, para pengurus dan pejabat publik akan dibekali program pembinaan dan pelatihan guna mencetak pemimpin yang bersih, peduli, profesional, serta memiliki jiwa kenegarawanan.
“Akademi Pemimpin Indonesia menjadi wadah pengembangan karakter dan kapasitas bagi seluruh kader yang mengemban amanah publik. Kami ingin memastikan setiap pemimpin PKS hadir dengan kompetensi dan semangat pengabdian yang kuat kepada rakyat,” tutur Iqbal menegaskan.
Bimteknas Nasional PKS 2025 ini menjadi momentum penting bagi partai dalam menyiapkan generasi pemimpin masa depan yang mampu menjawab tantangan zaman dan membawa perubahan nyata bagi kesejahteraan bangsa.
(*. Sumber: PKS.id)









